Permasalahan Ilmu Ekonomi

SantuyNesia – Setiap orang, perusahaan dan masyarakat pasti memikirkan cara terbaik untuk melakukan kegiatan ekonomi, karena individu, perusahaan dan masyarakat dihadapkan permasalahan ilmu ekonomi yaitu kelangkaan atau kekurangan.

Para ilmuwan konvensional berpendapat bahwa manusia atau individu, perusahaan dan masyarakat selalu memiliki kebutuhan, baik berupa barang maupun jasa. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut akan timbul masalah serius dalam perekonomian, yaitu terbatasnya sarana pemuas kebutuhan manusia yang disediakan oleh alam.

Hal ini disebabkan adanya ketimpangan antara kebutuhan manusia (individu, perusahaan, dan masyarakat) dengan faktor produksi yang tersedia.

Karena kebutuhan manusia tidak terbatas atau tidak sedikit dan alat pemuas kebutuhan (barang dan jasa) terbatas, maka muncul lah kelangkaan alat pemuas kebutuhan.

Salah satunya adalah penciptaan sarana untuk memenuhi kebutuhan (barang dan jasa) masyarakat. Allah Swt menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi untuk manusia, hal ini tertuang dalam firman-Nya di QS. Al-Baqarah (2), ayat 29, yaitu:

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ ٱسْتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Yang artinya: Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Allah swt menciptakan untukmu segala sesuatu yang ada di bumi (manusia), yaitu barang yang diambil dari bumi, seperti emas, perak, arang, dll. Dan penggunaan barang atau benda ini harus dilakukan dengan salah satu dari dua cara berikut:

  1. Terkadang digunakan benda-benda yang bisa dijadikan makanan untuk keperluan jasmani atau dijadikan hiasan dalam kehidupan sehari-hari hanya untuk kesenangan.
  2. Memanfaatkan ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan spiritual atau rohani, yaitu memikirkan kekuasaan Allah melalui ciptaan-Nya, jika cara penggunaan yang pertama di luar kemampuan kita.
Baca Juga  Ilmu Ekonomi dan Sejarahnya

Permasalahan Ilmu Ekonomi

Dengan mempelajari ilmu ekonomi, kita akan menemukan pembagian masalah ekonomi menurut tingkat keparahan ahli. Masalah ekonomi terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

A. Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Pada masalah ekonomi klasik. Ahli ekonomi klasik diprakarsai atau diawali oleh Adam Smith, yang berpendapat bahwa kemakmuran tidak terletak pada emas, tetapi pada barang. Kemakmuran menunjukkan adanya keseimbangan antara kebutuhan dan objek yang memenuhi kebutuhan, dan pencapaian kesejahteraan bagi suatu masyarakat tidaklah mudah karena masyarakat tersebut mempunyai permasalahan, yang mana permasalahan ilmu ekonomi ada tiga yaitu;

1. Masalah produksi

Agar masyarakat berkembang, kebutuhan dasar harus tersedia di masyarakat. Karena masyarakatnya sangat heterogen, maka jenis barangnya berbeda-beda, sehingga timbul masalah bagi prousen, yaitu barang mana yang perlu diproduksi.

2. Masalah distribusi

Agar barang atau jasa yang dihasilkan dapat menjangkau masyarakat yang tepat, diperlukan sarana dan prasarana distribusi yang baik. Misalnya, menanam tanaman di kebun sayur membutuhkan kendaraan yang didukung infrastruktur jalan raya yang baik agar tanaman cepat sampai ke konsumen dan tidak tertimbun di produsen.

Baca Juga  Islamic Worldview (Pandangan Dunia Islam)

3. Masalah konsumsi

Hasil produksi yang telah diedarkan kepada penduduk idealnya digunakan untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang tepat dan juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tepat.

B. Masalah Ekonomi Menurut Ahli Ekonomi Modern

Dalam masalah ekonomi modern, kegiatan ekonomi dalam masyarakat modern sangat kompleks. Kegiatan tersebut meliputi berbagai jenis kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi.

Karena sifat kegiatan yang sangat kompleks, banyak orang mungkin berpendapat bahwa tidak mungkin membuat gambaran tentang berbagai masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Setiap permasalahan ilmu ekonomi pasti ada solusinya. Berdasarkan gaya analisis ekonomi, para ekonom telah mampu mengisolasi berbagai permasalahan ekonomi yang dapat dihadapi masyarakat.

Para ekonom modern sepakat bahwa, dengan sumber daya yang tersedia setidaknya ada tiga masalah utama yang dihadapi setiap perekonomian dan harus ditangani oleh masyarakat sebagai entitas ekonomi.

Kemudian solusi dari permasalahan ilmu ekonomi tersebut dikenal dengan tiga masalah ekonomi utama, yang kemudian dikenal sebagai tiga masalah ekonomi yang fundamental dan saling bergantung. Sederhananya, itu bisa diringkas dengan tiga kalimat tanya, yaitu

  1. What commodities shall be produced and in what quantities?
    Artinya, karena keterbatasan sumber daya, masyarakat harus menentukan barang mana yang penting baginya untuk di produksi. Setelah memutuskan barang mana yang akan diproduksi, lalu diambil keputusan tentang jumlah barang yang akan diproduksi.
  2. How shall goods be produced?
    Yakni, terkait dengan teknologi produksi yang diterapkan dan kemampuan memadukan faktor produksi atau sumber daya dalam proses produksi, bagaimana barang tersebut akan diproduksi?
  3. For whom shall goods be produced?
    Pertanyaan ini membahas masalah siapa atau lapisan masyarakat mana yang akan menggunakan barang dan jasa yang diproduksi. Siapa membutuhkan barang-barang ini dan orang yang menggunakan hasilnya. Apakah barang yang diproduksi akan didistribusikan menurut pendapatan, kekayaan, atau kelompok penduduk.
Baca Juga  Metodologi Ilmu Ekonomi Islam

Demikianlah tentang permasalahan ilmu ekonomi. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.


Referensi :

  • Departemen Agama Ri, Al-Qur’an Tajwid dan Terjemahan (Cet. X; Bandung Diponegora, 2013), h. 5.
  • Mahmud Yunus, Tafsir Al-Qur’an Prof. Dr. H.Mahmud Yunus, Jilid I(Jakarta Hadikarya Agung, 1973), h.7.
  • Ahmad Mustafa Al-Maragi, Terjemahan Tafsir Al-Maragi, (Cet. II; Semarang: Toha Putra, 1992), h. 128.
  • Sadono Sukirno, Pengantar Ekonami Mikroekonomi, h. 52.
  • Dwi Condro Triono, Ekonomi Islam Madzhab Hamfara, Jilid I Falsafah Ekonomi Islam (Cet. II; Bantul Irtikaz, 2011), h. 165.

Leave a Reply

Virtual Address

Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo