Penyusunan Anggaran dalam Manajemen Keuangan

Santuynesia – Siapa disini yang tak kenal istilah budgeting dalam akuntasi. Budgeting merupakan salah satu tahap manajemen keuangan. Sebelum membahas budgeting lebih dalam, lebih baik kita mengkaji ulang arti manajemen keuangan.

Manajemen keuangan berarti aktivitas mengelola dan mengatur keuangan dengan beberapa tahapan, antara lain perencanaan, pengelolaan, penyimpanan juga pengendalian dana dan aset yang dimiliki suatu perusahaan.

Fokus manajemen keuangan lebih menekankan pada pembuatan keputusan untuk masa depan. Menurut Made Sudana dalam bukunya ‘Manajemen Keuangan Teori dan Praktik’, tugas manajemen keuangan adalah memanfaatkan pandangan akuntansi tentang kondisi keuangan perusahaan di masa lalu dan saat ini. Konsentrasinya fokus pada pertanyaan “what do we do now?” dan “where do we go from here?

Baca Juga  Makalah Pengantar Manajemen Syariah

Apa itu Budgeting atau Penganggaran

Budgeting berasal dari bahasa Inggris yang artinya penganggaran; proses penyusunan anggaran. Biasanya proses itu dilakukan di awal tahun guna memperkirakan arus keuangan masuk dan keluar selama satu periode. Lalu, seberapa penting penganggaran ini untuk keuangan perusahaan? 

Menurut Nafirin (2004), ada beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan jika menerapkan sistem penganggaran. Di antaranya ialah membantu perusahaan dalam memberikan batasan atas jumlah dana yang akan dicari dan dikeluarkan;

  1. Untuk landasan yuridis dalam menentukan suatu sumber dan investasi dana.
  2. Membantu manajemen terkait untuk menjalankan pemeriksaan terhadap rincian sumber dana dan investasi di dalam anggaran.
  3. Memudahkan dalam memahami sumber dan investasi dana.
  4. Untuk melengkapi rancangan yang telah disusun dan
  5. Membantu manajemen untuk menampung dan menganalisis serta membuat keputusan dalam aktivitas operasional perusahaan.
Baca Juga  Pengelolaan Modal Kerja Secara Komprehensif

Fungsi Anggaran dalam Manajemen Keuangan

Selain itu, penganggaran berfungsi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Dengan keuangan yang sudah diatur, semua aktivitas dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Sistem penganggaran ini juga merupakan langkah menghindari defisit keuangan. Jika itu terjadi, suatu perusahaan akan bangkrut.

Nah, dengan sistem penyusunan anggaran yang dalam kata lainnya dibagi-bagi jatah, pengelola keuangan akan tahu lebih awal kondisi keuangan saat ini untuk ke depannya. Seandainya dalam perancangan mengalami defisit, perusahaan bisa lebih awal mencari solusi untuk mencari sumber pendapatan anggaran.

Fungsi lainnya dari penganggaran, yaitu sebagai pedoman kerja. Logikanya, orang yang mempunyai pedoman pasti hidupnya lebih terarah, karena ia mempunyai tujuan kerja maupun tujuan hidup.

Baca Juga  Makalah Pengantar Manajemen Syariah

Demikian pula dengan penganggaran yang dapat dijadikan pedoman sirkulasi keuangan perusahaan. Karena, penganggaran merupakan tahap awal untuk sebuah proses manajemen keuangan yang sehat dan terarah.


Ref: Aliya, Diana. “Penyusunan Anggaran Manajemen Keuangan.” lpmdinamika.co. 30 Nov 2020. 1 Des 2020 .

Leave a Reply

Virtual Address

Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo