Tips Berhemat untuk Gaji UMR, Agar Bisa Menabung dan Berinvestasi

Santuynesia – Bingung dalam mengatur keuangan karena gaji masih tergolong UMR? Jangan khawatir, sebenarnya kamu bisa menghasilkan pendapatan yang cukup atau bahkan berinvestasi. Yang terpenting, bijak dalam menghemat uang.

Jadi, bagaimana untuk mengelola gaji UMR hingga kamu mempunyai uang yang cukup selama satu bulan dan pada saat itu juga kamu memiliki saldo? Berikut sepuluh tips menabung gaji umr yang bisa kamu lakukan.

1. Menyewa Tempat Tinggal dengan Harga Terjangkau

Saat bekerja, kemungkinan besar kamu akan menyewa kost jika tidak memiliki rumah sendiri. Jadi, menyewa tempat tinggal merupakan biaya tetap yang harus kamu bayarkan setiap bulan. Untuk menghemat uang, carilah rumah yang hemat biaya.

Misal, jika gaji UMR kamu sekitar Rp 3 juta sebulan, maksimal anggaran yang bisa kamu keluarkan sekitar Rp 600.000. Perkiraan ini tentunya tergantung dari daerah atau kota tempat kamu bekerja.

2. Biasakan Memasak Sendiri dan Membawa Bekal

Makanan merupakan kebutuhan sehari-hari yang harus kamu penuhi. Kamu akan menghabiskan banyak uang jika kamu terbiasa membeli makanan dan minuman di luar. Sebaliknya, kamu akan hemat lebih banyak jika memasaknya sendiri. Apalagi kamu tidak malu membawa bekal ke kantor.

Begini, misalnya sehari kamu membeli makan dan minum sebanyak 3 kali. Harga tiap porsi sekitar Rp 15.000 dikalikan 3 sama dengan Rp 45.000. Jika dikalkulasi, makan sebulan saja sekitar Rp 1.350.000. Bahkan jika kamu ingin memasak sendiri, kamu dapat memotong setengah pengeluaran itu.

Baca Juga  Sebelum Menabung, Pastikan Dulu Hal Berikut Ini Agar Konsisten

3. Pertimbangkan Transportasi dan Pengeluaran Bulanan

Kamu juga harus mempertimbangkan opsi menggunakan transportasi agar tidak tumpur setiap bulan. Kamu bisa mengendarai sepeda motor jika memiliki kendaraan sendiri. Tapi kalau tidak punya bisa naik bus trans atau KRL.

Dengan asumsi kamu masuk setiap hari Senin hingga Sabtu, perkiraan transportasi bulanan (24 hari) yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 240.000. Dengan keadaan ini, sebaiknya mencari tempat kost yang tidak jauh dari halte atau stasiun sehingga tidak perlu lagi naik angkutan umum saat ingin menuju kesana.

4. Berbelanjalah Sesuai Kebutuhan, bukan Keinginan

Untuk menghemat uang, atur juga kebiasaan berbelanja kamu. Sebelum membeli kebutuhan bulanan, lebih baik memperhatikan barang-barang yang ingin kamu beli. Prioritaskan membeli sesuatu yang benar-benar kamu butuhkan.

Kamu juga dapat menargetkan pengeluaran bulanan kamu sendiri. Misalnya, batasi maksimal Rp 500.000. Itu termasuk sabun, sampo, deterjen, paket data, tata rias, dan makanan ringan yang memadai.

5. Jauhi Gaya Hidup Boros, Mulailah Belajar Hidup Sederhana

Salah satu bentuk kemewahan adalah membeli barang-barang yang kurang penting, seperti pakaian, tas, dan sepatu. Ini juga bisa seperti nongkrong di kafe atau jalan-jalan.

Agar tidak bosan, kamu juga harus bisa mengontrol diri saat berbelanja online. Kadang-kadang kamu bisa melakukan itu, apalagi melihat diskon atau promo yang ada di olshop sekarang.

Baca Juga  Lengkap: Jenis ATM BSI dan Biaya Administrasi

6. Jangan Lupa Bersedekah dan Dana Darurat

Sekalipun kamu hemat, kamu juga harus menyisihkan sebagian penghasilan untuk amal seperti sedekah. Kebiasaan ini akan membuat penghasilan kamu lebih bermanfaat dan berkah.

Jangan lupa juga sediakan dana darurat agar bisa digunakan kapan saja. Dana ini kemudian dapat membantu saat kamu menemui dokter, ada undangan, bertemu teman yang sakit, dan sebagainya. Setiap bulan dana darurat dan sedekah yang bisa kamu keluarkan adalah Rp 200.000.

7. Alokasikan Sebagian Gaji UMR Untuk Ditabung

Penting untuk mengalokasikan sebagian dari gaji UMR kamu untuk ditabung. Selain untuk mempersiapkan hari tua, uang ini juga bisa digunakan untuk investasi atau memulai usaha. Dengan gaji sekitar 3 juta, kmau bisa menyisihkan sekitar 300.000 ribu hingga 500.000 ribu setiap bulan.

Pertahankan konsistensi kamu dalam menabung dan jangan melihat berapa banyak yang kamu sisihkan sekarang. Jumlah ini akan terlihat bagus jika kamu mengumpulkannya selama bertahun-tahun.

8. Segera Membayar Tagihan

Pembayaran tagihan harus menjadi prioritas agar tidak mengganggu biaya kebutuhan sehari-hari. Semua jenis tagihan, mulai dari rekening listrik, air, hingga tagihan kartu kredit, harus segera dibayarkan setelah kita menerima gaji bulanan kita.

Jangan sampai kita membayar tagihan tersebut setelah tanggal yang ditentukan hingga kita akan didenda. Pembayaran tagihan harus menjadi prioritas agar tidak mengganggu biaya kebutuhan sehari-hari. Hal ini pun membuat kami lebih tenang dalam mengatur pengeluaran lainnya.

Baca Juga  Cara Cek Limit Kartu Kredit BNI Via SMS Banking

9. Memiliki Lebih dari Satu Rekening Bank

Memiliki rekening lebih dari satu sangat dianjurkan. Kita dapat menggunakan salah satu rekening tersebut untuk menabung, dan yang satunya lagi untuk keperluan lainnya seperti untuk membayar tagihan dan pengeluaran lainnya setiap bulan.

Setelah menerima gaji bulanan, transfer semua uang yang telah diperkirakan akan ditarik ke rekening bank khusus untuk tabungan. Lakukan hal ini sebagai kewajiban yang harus dilakukan setiap bulan.

10. Luangkan Waktu untuk Membuat Bisnis Sampingan

Daripada membuang waktu di hari libur, lebih baik kamu memanfaatkannya untuk mencari bisnis sampingan. Tidak masalah sama sekali dengan hasil yang minimal atau tidak sama sekali. Setidaknya kamu memiliki pengalaman dalam membangun bisnis baru.

Upaya ditambah dengan keseriusan suatu hari akan membuahkan hasil, bukan? Untuk itulah, dengan bisnis sampingan ini kamu bisa menghasilkan pendapatan melebihi gaji kamu. Semua keinginan yang sebelumnya tidak bisa kamu beli dapat diperoleh dengan menggunakan uang yang kamu dapatkan.

Itulah beberapa cara menabung gaji UMR , semoga uraian di atas dapat membantu kamu dalam mengatur uang, walaupun saat ini gaji kamu masih UMR. Jadi tunggu apa lagi? Ayo kelola dengan bijak penghasilanmu mulai sekarang!


Ref: www.idntimes.com/business/economy/amp/iis-e/gaji-umr-c1c2

Leave a Reply

Virtual Address

Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo